Lakukan 5 Cara Mengelola Sampah Ini, Agar Lingkungan Mu Tidak Tercemar

Taukah kamu, sekurang – kurangnya, setiap harinya kita itu menghasilkan sampah sebanyak 800 gram. Itu artinya, dalam satu tahun kamu menghasilkan sampah sebanyak 292 kg. Tapi ingat, itu sampah yang dihasilkan oleh satu orang saja.

Bagaimana dengan 200 juta lebih penduduk indonesia? Wah, bisa bingung mungkin kita menghitungnya…

Makanya, alangkah baiknya sebelum sampah benar – benar kita buang ke tampat pembuangan sementara seperti tong sampah stainless. Kita pilah sampahnya untuk mencari mana yang kira – kira bisa diolah kembali.

Tujuan kita mengelola sampah tentu untuk tidak membahayakan lingkungan dan juga kembali memiliki nilai yang ekonomis.

Dengan kamu melakukan pengelolaan sampah rumah tangga, maka sama dengan kamu mengurangi dampak dari masalah lingkungan akibat sampah.

Lalu memangnya bagaimana cara yang tepat  untuk mengelola sampah rumah tangga ?

  1. Pisahkan sampah sesuai dengan jenisnya

Ya, pastikan dirumah, sampah nya kamu pisahkan antara yang organic dan juga yang anorganik. Kamu tinggal menyiapkan 2 jenis tempat sampah yang berbeda untuk memudahkan kamu memilah sampahnya.

Sampah organic adalah sampah yang alami atau dari alam. Misal, daun kering, bekas sayuran, atau sisa makanan.

Untuk yang anorganik adalah sampah yang sulit terurai seperti plastik, karet, kaleng, botol minuman, dll

  1. Kelola sampah organic

Untuk mengelola sampah organic tentu kamu bisa membuatnya menjadi pupuk kompos. Tentu pupuk kompos itu bisa dijadikan pupuk untuk kamu berkebun. Nah kalo kamu kebetulan sedang tidak punya kebun , kamu bisa mendominasikannya ke tetangga atau teman kamu.

Karena memang pupuk kompos organic ini, sangat bagus untuk menyuburkan tanah sehingga tumbuhan yang tumbuh  pun bisa lebih sehat, bagus , dan mekar.

  1. Kelola sampah anorganik

Ya, untuk tong sampah anorganik kamu bisa mensiasatinya dengan membuat kerajinan – kerajinan kecil. Atau jika kamu tidak bisa, kamu bisa kok bawa sampah – sampah anorganik ini ke tempat – tempat yang memang bisa melakukan daur ulang sampah.

Dengan begitu, sampah yang benar – benar tidak bisa di manfaatkan lagi tinggal sisa sedikit.

  1. Kelola sampah berbahaya

Untuk sampah yang berbahaya juga harus kamu pisahkan. Kamu bisa membawanya ketempat – tempat pengelolaan sampah yang mana memang. Misalnya untuk sampah barang elektronik, kamu bisa loh mengembalikannya ke pabrik karena pabrik – pabrik elektronik sekarang banyak yang menerima elektronik bekas untuk mereka daur ulang

  1. Budayakan 3R

Reduce, reuse, dan recycle adalah budaya yang musti kamu terapkan kepada sampah – sampah yang kamu hasilkan. Dengan kamu sudah terbiasa memilah sampah apalagi sampai mengolahkanya kembali, maka pasti lingkungan pun akan dapat terminimalisir dari yang namanya kerusakan yang diakibatkan oleh sampah.

You May Also Like

About the Author: Fadil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!