Cara Budidaya Sawi

Sawi ialah sayuran keseharian yang seringkali diketemukan di beberapa makanan seperti bakso, pangsit, nasi goreng, dll. Oleh karenanya keperluan pasar pada sayur yang satu ini pula cukuplah tinggi serta dapat juga jadikan UKM yang lumayan bagus di market.
Sebelum anda ingin mengawali budidaya sawi, anda butuh tahu serta memastikan type sawi yang ingin dibudidayakan. Ada dua type sawi yang sudah umum penduduk pakai yakni seperti berikut:


1. Sawi putih
Sawi putih mempunyai warna bunga kuning cerah, berdaun hijau muda atau tua serta berbatang pendek.

2. Sawi hijau
Dengan rasa-rasanya yang pahit
sawi ini begitu popular di penduduk tidak hanya tambah murah dari sawi putih pun gampang didapat. Beberapa ciri sawi ini adalah warna bunga keputih putihan, serta batang lebih panjang dibandingkan sawi putih.
Mengapa sawi begitu disukai?
Beberapa orang yang suka pada sawi tidak hanya murah serta gampang didapat pun mempunyai banyak faedah menurut buku 50 shades of kale karya Dr.Drew ramsey jika sawi mempunyai kandungan kalsium yang semakin banyak dari sus yang baik untuk tulang, menantang sel kanker sebab mengdung sitotoksik, dapat juga mengatur cholesterol sebab kandungan serat yang tinggi.
Untuk budidaya tanaman sawi tak perlu ketrampilan spesial atau tempat yang luas untuk mencobanya. Mari kita baca bersama dengan beberapa langkah yang perlu dilalakukan untuk budidaya tanaman sawi sebab kita di tempat ini pun saling belajar

1. Persiapkan benih
Penentuan benih yang bagus akan begitu memengaruhi hasil yang akan didapat nanti. Benih yang bagus biasanya mempunyai bentuk yang bundar serta kecil, warna kulitnya coklat kehitam-hitaman serta permukaannya licin mengkilap. Semakin bagus kembali bila kita tahu lamanya penyimpanan(sekurangnya 3 tahun), varietas(varietas unggul ataulah bukan), kandungan air, pun suhu atau area untuk menyimpan untuk memperoleh hasil panen yang maksimal.

2. Mempersiapkan tempat tanam
Proses awal untuk pemrosesan tanah ialah lakukan penggemburan tanah dengan mencangkul tempat yang akan ditanami supaya perputaran hawa masuk dengan baik ke tanah serta janganlah lupa untuk memberi pupuk kandang untuk meningkatkan nutrisi dalam tanah tiada bahan kimia serta membuat bedengan untuk memudahkan drainase air dan menjadi jalan dengan panjang serta lebar sesuaikan luas tempat serta dengan ketinggian seputar 20cm sampai 30cm. Lihat pun pH tanah bila sangat asam imbuhkan kapur dolomit atau kapur kalsit, apabila sangat basa dapat ditambahkan pupuk barusan.

3. Pembibitan
Dalam pembibitan Sawi ada banyak step yakni
a.Pembuatan rumah bibit denganmenggunakan bambu serta beratap plastik polietilen dengan ukuran sesuaikan keperluan.

1. Penyemaian yakni taburkan pupuk yang sudah disiapkan lebih pupuk alami tapi banyak yang mereferensikan memakai kombinasi pupuk kandang, urea serta TSP serta KCl dengan perbandingan 10:100:1:7 kerjakan perihal ini seputar 2 minggu sebelum penaburan benih
2. Pengisian panel semai pada alat semai dengan penuh lalu dibasahi dengan air serta nantikan sampai memiliki 2-3 daun lantas pindahkan ke panel semai serta taruh panel semai di rumah bibit seputar 3-4minggu sampai siap tanam.
3. Penanaman
Sebelum penanaman diawali imbuhkan pupuk yang ada seperlunya saja sebab kebanyakan memakai pupuk pun tidaklah terlalu baik untuk tanaman kerjakan perihal ini seputar satu minggu sebelum lakukan penanaman, lalu lakukan penanaman dengan masukkan bibit yang sudah dibikin lalu tutup kembali. Janganlah membuat lubang tanam sangat bersisihan supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik
5. Pemeliharaan
6. Lakukan penyiraman bergantung kondis musim supaya tanaman mendapatkan kandungan air yang cukuplah tidak keunggulan serta tidak kekurangan
7. Perajangan yakni mencabut tanaman yang sangat rapat
8. Penyulaman yakni pergantian tanaman yang mati, rusak, tidak tumbuh prima atau diserang hama
d.Penyiangan yakni pembersihan tempat tanam dari tanaman liar maupun gulma jika dibutuhkan.
Untuk menanggulangi serangan hama pakai langkah mekanik atau tradisionil serta semestinya janganlah memakai pestisida jika sangat terpaksa kerjakan jauh-jauh hari sebelum waktu panen
6. Masa panen
Sawi siap panen sesudah berusia seputar 40 hari serta langkah panen juga berlainan sesuai dengan keperluan ada yang memotong pangkal batang, mencabut semua sisi tanaman atau cuma menuai daunnya saja

You May Also Like

About the Author: Rafi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!